Mau tau?
Jadi, udah sekian lama saya enggak nulis apapun di blog. Bisa jadi, tulisan ini merupakan karya yang aneh setelah 3 bulan vakum menulis. Lebih aneh lagi waktu barusan saya mulai dengan kata “jadi” yang identik dengan bab kesimpulan di akhir.
Atau jadi mirip awalan dari kisah misteri alias kismis yang beberapa tahun lalu sempet ngehits di layar kaca.
Jadi, pemirsa kismis, begini ceritanya…
Dengan manja serta lugunya, beberapa bulan lalu saya pernah mengeluh tentang tampilan Tumblr yang gak asyik lagi. Saya rindu sama tampilan lama yang bikin hati ini senang bisa menemani jari berjoget di papan ketik. Tapi itu dulu… *memandang jauh ke langit dengan mata nanar*
Tampilan area ketik si Tumblr ini sekarang jadi mirip sama tampilan Gmail kalau kita mau buat email baru. Entah apalah itu nama teknologinya, semacam upaya untuk ngehemat ruang dengan wajah pop-up. Begitu kurang lebih bahasa awamnya.
Saat tau alasan itu yang bikin saya ogah-ogahan nulis, saat itu pulalah saya sadar kalau saya masihlah terhitung penulis manja. Penulis yang maunya nulis dalam kondisi serba ideal. Belum nulis sebagai kebutuhan, tapi masih kesukaan.
Di samping itu, faktor kesibukan juga mendominasi waktu 24 jam. Semenjak nerusin studi ke jenjang magister, fokus pikiran dan waktu jadi teralihkan ke bidang akademik. Gak pernah nyangka kalau S2 sebegini intensnya, tapi karena bidangnya saya sukai, jadinya enggak ada beban hati.
Seberapa sibuk sih? Indikator kekiniannya gampang. Saking sibuknya saya saat ini, jumlah cuit harian yang biasanya bawel dengan puluhan kicauan bisa menukik ke angka 0. Ya, ternyata bisa juga ya enggak nge-twit selama seharian penuh kalau pikiran dan tubuh lagi disita kegiatan.
Kenapa tiba-tiba nulis lagi?
Salah satu alasan konkretnya adalah karena UAS baru aja usai dan jeda menuju semester pendek di perkuliahan adalah sebulan lagi. Lagian, kelamaan enggak nulis takut jadi gila. Soalnya, isi kepala muter terus di tempat yang sama tanpa nemuin lubang ekspresi.
Selamat datang kembali di papan ketik, Satria. Papan yang pernah bikin kamu tergila-gila karena ada huruf di permukaan tombolnya.
Selamat menjelajahi kembali juga isi pikiran saya yang enggak keruan, pembaca. Yaa itung-itung melenturkan jari lagi supaya sinkron sama otak.
Enggak tau mau nulis apalagi. Bahkan kasih judul pun enggak nyambung sama isi. Ibaratnya bikin baso isi telor tapi isinya baso. Basoception.
Kapan lagi. Enggak pake dot kom.